Pengertian dan Pemahaman tentang Bangsa dan negara

Sebagai masyarakat yang mendiamisuatu wilayah tertentu, kita tentu sudah sering mendengar dan mengetahui tentang bangsa dan Negara. Namun apakah kedua hal tersebut sudah benar-benar kita pahami? Lalu apa yang dapat kita ambil dari pengetahuan kita tentang Bangsa dan Negara? Posting berikut akan membahas lebih dalam pengertian tetang Bangsa dan Negara.

  • Pengertian Bangsa

Pernahkah kita mendengar kalimat “satu nusa, satu bangsa”, lalu apa pula pengertian dari “Bangsa Indonesia”. Bangsa secara umum dapat diartikan sebagai “Kesatuan orang-orang yang sama asal keturunan, adat, agama, dan historisnya”. Bangsa adalah sekelompok besar manusia yang memiliki cita-cita moral dan hukun yang terikat menjadi satu karena keinginan dan pengalaman sejarah di masa lalu serta mendiami suatu negara. Mengenai Bangsa, berikut adalah pengertian bangsa menurut beberapa tokoh :

  • 1. Ernest Renan

angsa terbentuk karena adanya keinginan untuk hidup bersama dengan perasaan kesetiakawanan yang Agung.

  • 2. F.Ratzel

Sebuah bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat atau keinginan tersebut muncul karena adanya perasaan kesatuan antara manusia dan lingkungan tempat tinggalnya.

  • 3. Hans Kohn

Bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah.

  • 4. Jalobsen dan Lipman

Berpendapat bahwa bangsa adalah suatu kesatuan budaya dan kesatuan politik (Culture Unity and Political Unity).

  • 5. Otto Bauer

Ilmuwan dari Jerman ini berpendapat bahwa pengertian bangsa adalah sekelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter atau sifat, karena adanya persamaan nasib.

Dari penjelasan mengenai pengertian bangsa yang telah dikemukakan beberapa ahli diatas, dapat diambil kesimpulan, bahwa bangsa merupakan perkumpulan sekelompok manusia yang merasa mempunyai kesamaan entah dari nasib, ataupun sejarah masa lalu, yang berkumpul pada suatu daerah tertentu.

  • Pengertian negara

Secara etimologis, negara berasala dari kata belanda staat, atau inggris state, yang berasal dari bahasa latin yaitu Status atau statum yang berarti “menempatkan dalam keadaan berdiri”

 

Berikut merupakan pengertian negara menurut beberapa ahli :

  • George Jellinek

Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok yang mendiami wilayah tertentu

  • G.W.F Hegel

Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal

  • Logeman

Negara adalah organisasi kemasyarakatan (ikatan kerja) yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya.

 

  • Karl Marx

Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/kapitalis) untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain (ploretariat/buruh)

Berdasarkan pengertian negara menurut beberapa ahli, dapat ditarik kesimpulan bahwa negara merupakan perkumpulan dari sekelompok orang pada suatu wilayah yang tetap yang diatur berdasarkan satu peraturan yang bersifat memaksa demi tujuan bersama.

  • Teori Terbentuknya Negara

Ada banyak pendapat tentang bagaimana terbentuknya suatu negara, berikut merupakan teori – teori tentang terbentuknya negara :

 

  • Teori Kenyataan

 

Timbulnya suatu negara merupakan soal kenyataan. Apabila pada suatu ketika unsur-unsur negara (wilayah, rakyat, pemerintah yang berdaulat) terpenuhi, maka pada saatitu pula negara itu menjadi suatu kenyataan

 

  • Teori Ketuhanan

 

Timbulnya negara itu adalah atas kehendak Tuhan. Segala sesuatu tidak akan terjaditanpa kehendak-Nya. Friederich Julius Stahl(1802-1861) menyatakan bahwanegara tumbuh secara berangsur-angsur melalui proses evolusi, mulai dari keluarga,menjadi bangsa dan kemudian menjadi negara

 

  • Teori Perjanjian Masyarakat

 

Teori ini disusun berdasarkan anggapan bahwa sebelum ada negara, manusia hidupsendiri-sendiri dan berpindah-pindah. Pada waktu itu belum ada masyarakat dan peraturan yang mengaturnya sehingga kekacauan mudah terjadi di mana pun dankapan pun. Tanpa peraturan, kehidupan manusia tidak berbeda dengan cara hidupbinatang buas, sebagaimana dilukiskan oleh Thomas Hobbes: Homo homini lupus dan Bellum omnium contra omnes. Teori Perjanjian Masyarakat diungkapkannyadalam buku Leviathan . Ketakutan akan kehidupan berciri survival of the fittest itulahyang menyadarkan manusia akan kebutuhannya: negara yang diperintah oleh seorangraja yang dapat menghapus rasa takut

 

  • Teori Kekuasaan

Teori Kekuasaan menyatakan bahwa negara terbentuk berdasarkan kekuasaan. Orangkuatlah yang pertama-tama mendirikan negara, karena dengan kekuatannya itu iaberkuasa memaksakan kehendaknya terhadap orang lain sebagaimana disindir oleh Kallikles danVoltaire: “Raja yang pertama adalah prajurit yang berhasil”.

  • Teori Hukum Alam

Para penganut teori hukum alam menganggap adanya hukum yang berlaku abadi danuniversal (tidak berubah, berlaku di setiap waktu dan tempat). Hukum alam bukanbuatan negara, melainkan hukum yang berlaku menurut kehendak alam.

  • Teori Hukum Murni

 

Menurut Hans Kelsen, negara adalah suatu kesatuan tata hukum yang bersifatmemaksa. Setiap orang harus taat dan tunduk. Kehendak negara adalah kehendak hukum. Negara identik dengan hukum.

 

  • Teori Modern

 

Teori modern menitikberatkan fakta dan sudut pandangan tertentu untuk memerolehkesimpulan tentang asal mula, hakikat dan bentuk negara

 

 

  • Unsur Negara

Sebagai kesatuan dari masyarakat, negara mempunyai unsur-unsur sebagai berikut (menurut Oppenheim – Lauterpacht)

  1. Unsur Pembentuk
    1. Wilayah / daerah : adalah unsur negara yang vital, meliputi daratan, lautan, udara dan wilayah ekstraterritorial.
    2. Rakyat : merupakan sekulpulan manusia yang idup bersama dalam suatu masyarakat penghuni suatu negara.
    3. Pemerintah yang Berdaulat : pemerintah merupakan gabungan dari semua badan kenegaraan yang berkuasa memerintah di wilayah suatu negara.
    4. Unsur deklaratif : merupakan unsur negara yang membuat negara dikenal dimata dunia secara sah, yaitu berupa pengakuan oleh negara lain, yang ddidasarkan pada hukum internasional. Pengakuan dari negara lain menandai bahwa suatu negara yang bau telah memenuhi persyaratan konstitutif diterima sebagai anggota baru dalam pergaulan antarnegara.
  • Bentuk Negara
  1. Negara serikat (federasi) : negara yang merupakan gabungan dari beberapa negara yang menjadi negara bagian dari negara itu sendiri. Dengan menggabungkan diri dengan negara serikat, berarti ia telah melepaskan sebagian kekuasaanna dengan menyerahkan kepada negara serikat itu. Kekuasaan yang diserahkan itu disebutkan satu demi satu (limiatif) yang merupakan delegated powers (kekuasaan yang didelegasikan). Kekuasaan Asli ada pada negara bagian karena berhbungan langsung dengan rakyatnya. Penyerahan kekuasaannya kepada negara serikat adlah hal-hal yang berhubungan dengan hubungan luar negeri. Pertahanan Negara, Keuangan, dan urusan Pos. Dapat juga diartikan bahwa bidang kegiatan pemerintah federasi adalah urusan-urusan selebihnya dari pemerintah negara-negara bagian (residuary powers).
  2. Negara kesatuan : Suatu negara yang mereka dan berdaulat, yang berkuasa satu pemerintah pusat yang menatur seluruh daerah secara totalitas. Bentuk negara ini tidak terdiri atas beberapa negara, yang menggabungkan diri sedemikian rupa hingga menjadi satu negara yang negara-negara itu mempunya status bagian-bagian.

 

 

 

Daftar pustaka :

http://alfadevota.blogspot.com/2011/05/teori-terbentuknya-negara.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Negara

http://www.anneahira.com/pengertian-negara.htm

http://dimasmelodi.blogspot.com/2011/10/bentuk-negara.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s